Berbagi bukankah Keren ?

Bertemu Bapak/Ibu Presiden Republik Indonesia (Mimpi No.13)



         Ini adalah sebuah perjalanan seorang pemuda dalam meraih mimpi pertamanya, Jum’at 15 Agustus 2014 pukul 16.00 tepatnya di Terminal Madiun Bis Harapan Jaya kelas Eksklusif tinggal satu dan hanya tersisa 3 kursi untuknya, Azzam serta Gurunya. “Yov semoga kita sampai disana dengan selamat dan dapat bertemu serta berfoto dengan Bapak Presiden SBY”, ujar Azzam kepada pemuda itu. <<< (SKIP)

          Erwan Yova Ady Pratama nama lengkapnya, dara yang biasa dipanggil “Akh Yova” ini melukiskan sebuah keindahan dalam hidupnya sendiri. Lomba yang bernama “Kopdar Istura” telah mengantarkan dirinya bertatap muka langsung dengan orang yang paling berwibawa di Republik tercinta ini. Lomba yang ia ikuti mengharuskan dia menceritakan kemajuan yang ada di daerahnya, tak pikir panjang lagi jemarinya mulai mengikuti irama not not inspirasi yang ada dalam fikirnya. Terinspirasi dari bapak Eko Mulyadi, Kepala Desa Karangpatihan,Balong Ponorogo peraih  Social Entrepreneur Award dari Danamon dan menjadi salah satu nominasi dalam Liputan 6 Award, akhirnya akh Yova bercerita tentang Pemberdayaan Tuna Grahita di Desa Karangpatihan,Balong Ponorogo. Seperti deskripsi blog ini “Berbagi Bukankah Keren ?”, ia tak sungkan berbagi info tentang lomba ini.

Keren Bukan ?
 
                Banyak yang merespon ajakannya tersebut dan berarti semakin banyak juga saingannya dalam memenangkan lomba tersebut, tapi dia tak pernah menganggap orang lain apalagi temanya adalah saingannya karena yang selalu ia ingat adalah “Memiliki tak seindah berbagi” :P. Berbagi sudah, ikut lomba sudah, dan sekarang hal yang paling membosankan ya benar Menunggu. 2 hari adalah penantian panjang bagi dirinya, tak seperti menunggu surat cinta yang harus galau merana, rasa pesimis pun membabi buta, karena seperti yang ia ketahui bersaing dengan 308 rb Follower akun Twitter @IstanaRakyat itu tak mudah mennn. Penantian yang berakhir di malam kedua dengan di tandai dering telpon yang menyatakan “Selamat Malam, dengan Erwan Yova peserta Lomba Kopdar Istura, Selamat mas anda terpilih menjadi 30 besar pemenang Kopdar Istura dan Selamat juga dengan senang hati Bapak Presiden Republik Indonesia mengundang anda pada tanggal 17 Agustus 1945 untuk menghadiri Upacara Kemerdekaan di Istana Kepresidenan”. Sujud syukur seluruh keluarga menyambut berita bahagia tersebut, tetapi semua kilauan itu bukanlah emas.


(SKIP) >>
                “ya semoga saja zam”, sebuah harapan dari hati yang paling dalam. Roda bis mulai melaksanakan perintah sopir dan selama 16 jam kedepan akan terus berputar tersabut kabut malam bahkan, walau takkan berujung. Cikarang, Bekasi memaksa roda itu berhenti dan malam itu langit bekasi begitu merah tak seperti biasanya, ah mungkin perasaannya saja yang serasa nan jauh dari kampong halaman. Pagi-pagi benar dia sudah memakai alamamater kebanggaannya (jas biru), tepatnya Minggu, 17 Agustus 2014 pukul 05.00 dia sudah siap bertatap muka dengan orang no.1 di Negeri ini. Perjalanan panjang Cikarang-Jakarta diwarnai macet dan acara “Kesasar-sasar men” (Acara Tv) dan sebuah Kubah besar nan tinggi memaksanya untuk berhenti. Bangunan itu seolah memanggilnya, suaranya menggetarkan jiwa raganya, yang semula hanya ia bisa lihat di TV sekrang ada di depan matanya. Subhanallah J. HUT RI 69 membawa mimpi-mimpinya jadi kenyataan (Mimpi No.19)


                Satu komplek dengan Istana Merdeka, benar kota seperti inilah yang Rasulullah.SAW contohkan, karena setiap gedung pemerintahan harus satu komplek dengan masjid dan ini sudah diterapkan di Negara Indonesia ini. 15  menit perjalanan dari Majid Istiqlal ke Istana Merdeka dan disambut PasPramPres ketika tiba di depan gerbang Istana Merdeka. Serasa sebagai tamu terhormat karena ketika masuk dikawal oleh PasPamPres dan duduk di samping Pejabat-pejabat negeri ini serta para artis yang juga menjadi undangan dalam acara ini. Duduk di samping Nadine Candrawinta bukanlah suatu perkara yang mudah :P.


                Upacara selesai, sebagai tamu terhormat tentunya dia dipersilahkan masuk ke Wisma Negara, tempat biasanya Presiden menerima tamu Negara dan bersama 30 undangan lainnya dari seluruh Indonesia serta tak lupa beberapa Public Figur yang turut hadir diantaranya : Raisa, Chelsea Islan, Limbad serta Nadine Candrawinata. Di akhir acara seluruh peserta Kopdar Istura berfoto bersama.
 
Sesuatu hal yang paling indah di dunia ini adalah ketika kita bisa melihat dan merasakan impian menjadi kenyataan
         Ini bukanlah kemenangannya sendiri, tetapi ia percaya ini adalah Do'a dari semua sahabatnya karena ia yakin "Mimpi hanya akan menjadi sebuah mimpi, jika ia meraih mimpi itu tidak dengan orang-orang yang ia cintai"

Sedikit Dokumentasi :






Tag : Mimpi
3 Komentar untuk "Bertemu Bapak/Ibu Presiden Republik Indonesia (Mimpi No.13)"

Back To Top